Selasa, 02 April 2013

NASA Jadikan Nexus S Sebagai 'Otak' Satelit

HeadlineWashington - Badan Antariksa Amerika Serikat NASA mencoba mengembangkan satelit dengan dukungan smartphone berbasis Android. Seperti apa?
Beragam inovasi dan teknologi dari NASA dikembangkan dan digunakan di stasiun antariksa internasional ISS, termasuk satelit bernama SPHERES (Synchronized Position Hold, Engage, Reorient, Experimental Satellites) yang didukung oleh smartphone Nexus S.
Dilansir ArsTechnica, Nexus S dipilih oleh NASA sebagai smartphone yang akan digunakan dalam proyek satelit SPHERES. Smartphone tersebut akan digunakan sebagai ‘otak’ dari robot luar angkasa yang akan bertugas di ISS (International Space Station).
Nexus S yang disatukan dengan robot luar angkasa milik NASA akan bekerja sebagai pemeriksa kamera, suara, serta level radiasi di luar angkasa.
Menggunakan Nexus S, NASA harus mematikan radio secara permanen pada handset, mengadaptasi perangkat untuk menggunakan baterai AA bukan lithium ion dan menggunakan driver dan sensor agar bekerja dengan baik dalam kondisi gravitasi nol.
Sementara fitur baterai yang tidak bisa dilepas (built-in) pada Nexus S memungkinkan NASA menggunakannya sebagai satelit karena kemampuan beradaptasi dalam ruang gravitasi nol.
SPHERES merupakan satelit buatan MIT hasil kerja sama Departemen Pertahanan AS dan NASA. Saat ini sudah ada tiga satelit digunakan sejak dikirim tahun 2006.
Sistem komputasi yang digunakan jauh lebih rendah ketimbang smartphone. Namun perancangnya menyediakan port yang memungkinkan ditambahkannya perangkat lain. Nexus S merupakan smartphone pertama yang tersertifikasi untuk bisa ditambahkan ke port tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

news